self reminder

Perempuan Harus Melek Politik

Politik lebih banyak diasosiasikan dengan dunia laki-laki. Indonesia sebagai negara patriarki, hak perempuan di bidang politik seringkali dilupakan. Jumlah perempuan sebagai anggota Dewan Legislatif memang mengalami peningkatan dibanding masa dahulu. Sekarang jumlahnya mencapai 20,5 %. Sayangnya, jumlah itu belum mampu mewakili suara perempuan di dunia politik.

Politik yang cenderung berkesan ‘kotor’ disebabkan karena adanya oknum. Politik sendiri adalah hal yang usaha bersama yang ditempuh warga untuk mencapai kebaikan. Oknum inilah yang membuat politik ‘kotor’ dan berkesan negatif.

Alasan Wanita Melek Politik

  1. Memperjuangkan Hak

Perempuan memiliki hak yang harus dilindungi oleh negara. Usia dini pernikahan, misalnya adalah salah satu contoh hak yang layak diperjuangkan oleh perempuan. Usia dini perempuan untuk menikah adalah 19 tahun. Usia tersebut sangatlah muda dan merugikan kaum perempuan karena rentan terhadap gangguang fisik dan psikis.

2. Tahu Tujuan

Perempuan cenderung diam dan menerima keadaan. Melek politik membuat perempuan mengetahui tujuan. Melakukan suatu hal tanpa mengetahui tujuan, adalah hal yang kurang tepat dilakukan. Menjadi single mother misalnya, perempuan seharusnya tahu bahwa anak memiliki hak untuk mendapatkan nafkah dari ayah. Politik membantu perempuan untuk meraih tujuan hidup.

3. Update Berita

Politik bukan hanya soal parti politik atau pemerintahan. Perekonomian, kesehatan, kesejahteraan keluarga juga termasuk dalam rana politik. Melek politik membuat perempuan lebih sadar akan berita terbaru dari hal terkecil seperti kenaikan harga telur dan bahan pangan.

4. Diskusi Asyik

Perempuan yang melek politik mampu memberikan nyawa ketika berdiskusi dengan teman, anak, dan paşangan. Anak zaman sekarang lebih terbuka terhadap berita politik. Ada saatnya anak akan bertanya seputar topik politik dan mengajak diskusi ibunya. 

5. Terhindar Hoax

Menerima dan Percaya begitu saja terhadap suatu berita sudah menjadi karakteristik perempuan Indonesia. Mereka jarang melakukan proses cek ricek. Apalagi berita gosip dan berkaitan dengan dana sosial. Berita dari mulut ke mulut yang cenderung hoax ditelan mentah-mentah. Perempuan yang melek politik akan terhidar dari berita hoax karena dia tahu harus melakukan pengecekan terlebih dahulu dari berbagai sumber yang valid.

Politik berhubungan dengan keseharian dalam kehidupan. Menumbuhkan melek politik pada perempuan bisa simulai dengan mencari tahu berita terkini, membaca dari media sosial, dan menumbuhkan rasa ingin tahu tentang hak dan kewajiban perempuan. 

Masih banyak ketidak adilan terhadap perempuan yang terjadi di negara ini. Bukan hanya tugas wakil politik untuk memperjuangkan hak-hak tersebut. Kitalah kaum perempuan yang harus mulai melek dan bangkit meraih hak tersebut. 

Politik bukan hanya soal partai, wakil rakyat, dan pemimpin. Politik ada di segala aspek kehidupan. Perempuan harus mulai berani berbicara tentang apa yang dirasakan dan apa yang tidak benar karena memiliki hak yang sama.

Comments

December 11, 2020 at 13:44

Saya sendiri sebagai seorang perempuan, menurut saya politik itu sebuah pemahaman yang rumit dan juga kadang tidak paham atau bingiung sih maksud pendapat para politikus maupun dari pengamat politik apa yang di sampaikan tentang hal berbau politik. Saya sendiri gak suka politik atau kyk partai gitu

Dan juga dunia politik banyak saingan antar partai dan agak rentan mengandung hal-hal kontroversi buruk yang membuat saya semakin tak paham dengan masalah itu,



December 11, 2020 at 14:38

Setuju banget. Sebagai perempuan memang kita pun harus melek politik biar tetap bisa update dengan keadaan kita sekarang. Tidak mudah terbawa arus yang tidak benar. Dan gak mudah percaya sama hoax ya



December 12, 2020 at 02:36

Setuju, jika kita paham politik bakal paham mengapa pemerintah ngambil keputusan ini dan itu
Jadi ga marah marah ga karuan
Juga jadi tahu bagaimana harus bersikap



December 12, 2020 at 16:50

Tapi jangan dilupakan juga, kita pernah punya presiden perempuan. Sebetulnya bukan masalah perempuan/laki-laki menurutku, tapi mungkin memang banyak yang sudah apatis terhadap politik.



Ina Tanaya
December 12, 2020 at 21:37

Betul perempuan harus sadar dan melek politik tanpa harus terjun ke dunia politik



Shafira Adlina
December 14, 2020 at 05:11

dulu aku anti banget sama politik karena merasa ga penting dan takut kotor. seiiringnya masuk ke dunia mahasiswa, aku paham bahwa melek politik itu bisa dan harus tanpa harus terjun langsung.



December 14, 2020 at 05:28

Setuju menurut saya tujuan lain perempuan harus melek politik supaya tidak gampang terhasut dengan sebaran informasi yang belum dapat dibuktikan kebenarannya. Dengan melek politik perempuan jadi lebih cerdas dan bernas dalam memandang sesuatu



eka fitriani larasati
December 14, 2020 at 06:52

saya setuju kak kalau perempuan harus melek politik. karena tidak sedikit masalah perempuan seperti ketidakadilan gender dan kekerasan masih terjadi. salah satunya ya lewat terjun ke dunia politik walau ya seperti kita tau politik banyak intrik dan trik.



eka fitriani larasati
December 14, 2020 at 06:54

saya setuju kak kalau perempuan harus melek politik. karena masih banyak terjadi ketidak adilan gender dan kekerasan perempuan. salah satu caranya adalah dengan melek politik dan terjun di dunianya bagi yang memiliki potensi.



December 14, 2020 at 15:11

bener ya, memang perlu meski hanya sekedar tahu saja, tp ada manfaatnya juga pasti 😉



niaharyanto
December 15, 2020 at 07:50

Setuju, perempuan juga harus melek politik. Biar tahu seperti apa keadaan negara kita, dan bagaimana ke depannya. Tapi kalo aku, sebatas melek aja. Untuk ikut turun ke dunia politik, aku kayaknya enggak. Pusing deh dunia politik. Aku saluuut sama perempuan yang bereglut di dunia politik. Mereka sangat perkasa.



December 15, 2020 at 10:43

Memang meski kotor, politik ini mau nggak mau akan kota temui, makanya brharap bgt org2 yg punya niat baik terutama para perempuan yg masuk dalam politik tetap ingat dengan niat baik di awalnya ya.



December 16, 2020 at 22:10

Penting banget ya, perempuan buat melek politik. Dulu waktu ada mata kuliahnya, tapi ku ga terlalu fokus buat mempelajari politik.



Leave a Reply