self reminder

Otodidak Baking, Ternyata Asyik

Memasak, proses mengolah bahan mentah menjadi makanan. Kualitas kelezatan sebuah makanan tergantung dari pemilihan bahan, cara memasak, mood ketika memasak, dan cara menyajikan makanan.

Ada tiga jenis cara memasak yang biasa dilakukan, yaitu :

1. Memasak dengan media air, dikenal dengan teknik memasak basah. Termasuk teknik memasak basah adalah merebus, mengukus, menggulai, merebus dengan api kecil, merebus dengan sedikit cairan, merebus di bawah titik didik 90 derajat, dan menggunakan pressure cooking.

2. Memasak dengan media minyak disebut teknik memasak kering. Kita mengenal istilah ini  dengan sebutan menggoreng (frying). Cara menggoreng sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu deep frying (menggunakan minyak yang banyak), sautéing, stir frying (minyak sedikit), shallow frying, dan pan frying.

3.  Memasak dengan panas kering atau tanpa perantara. Ada tiga jenis teknik yang termsuk teknik dry heat, yaitu baking, grilling, roasting.

Nostalgia Baking

Aku suka makan kue, kukis dan dessert. Penyuka yang manis dan cute. Sewaktu kecil, aku suka mengantri paling depan jika ada potongan kue ulang tahun. Aku tidak mau kehabisan jatah potongan kue.

Tart atau cake ulang tahun yang pada masa itu didominasi oleh buttercream sebagai hiasan, membuatku jatuh cinta. Perpaduan cake dan manisnya buttercream membuat lidah bergoyang sempurna dan menginginkannya lagi dan lagi. Waktu kecil, aku ingin membuat cake ulang tahun tapi tidak punya cukup keberanian untuk mencoba.

Pertama kenal oven dari Eyang putri. Eyang suka memasak dari jenis yang digoreng sampai yang di panggang dengan oven. Kue kering menjadi andalan Eyang kala itu seperti nastar dan kastengel. Oven tangkring adalah jenis oven pertama yang aku kenal. Sayangnya, Eyang jarang memasak cake.  Mungkin juga karena sudah sibuk dengan pesanan kue kering dan makanan yang digoreng sepeti peyek, cheesestick dan pastel kering.

Setelah menikah dan berhenti dari kerja kantoran, aku memiliki waktu untuk bereksplorasi di dapur. Aku tidak begitu suka memasak menu sehari-hari. Baking, cara memasak yang lebih aku suka. Suami pun mendukung dengan memberikan hadiah microwave oven. Mikser hadiah pernikahan pun akhirnya mulai keluar dari kotak penyimpanan. Cake pandan, sebagai percobaan pertama. Hasilnya agak bantat karena panas dari micowave ternyata berbeda dengan oven. 

Kegagalan cake pandan tak membuat semangat pupus. Percobaan selanjutnya beralih ke bolu kukus zebra. Resep aku dapatkan tabloid Saji. Alhamdulillah berhasil dengan rasa yang pas komposisi manis dan aroma mocca. 

Rajin membeli tabloid dan mengumpulkan resep. Aku gunting dan tempel pada sebuah buku, dibentuk kliping. Tetap mencoba baking dengan microwave meski hasilnya kurang memuaskan sembari terus berdoa semoga suatu saat bisa punya oven yang bagus.

Kegiatan baking akhirnya terhenti ketika sudah hamil dan melahirkan. Kesibukan mengurus anak membuatku lupa akan hasrat baking. 

Otodidak Baking

Kegiatan baking kembali aku lakukan ketika anak berusia dua tahun. Kebetulan saat itu, kami sekeluarga hijrah ke luar Indonesia. Baking menjadi kegiatan yang sering aku lakukan  untuk memberikan asupan makanan untuk anak dan suami. Oven yang menyatu dengan kompor yang jadi impian akhirnya bertengger dengan gagah di rumah.

Gabung dengan mailing list komunitas baking menjadi salah satu cara menunjang otodidak baking. Berbagai resep dan tips baking dibahas tuntas di mailing list. Cake keju klasik menjadi favorit. Paduan butter dan keju membuat cake ini lembut, moist dan cheesy. Ketika ada cara gathering dengan komunitas orang Indonesia, aku membawa cake keju sebagai potluck dan mereka menyukainya. 

Baking seperti candu saat itu. Rasanya ingin mencoba resep yang sedang trend. Berawal dari cake dan ingin mewujudkan impian bikin cake ulang tahun sendiri. Akhirnya dengan bertanya kepada teman, aku memberanikan diri untuk membuat cake ulang tahun anakku yang bertema Barbie. Membaca, bertanya dan belajar sendiri bagaimana cara menggunakan spluit untuk dekorasi rok Barbie. 

Beberapa cara dekorasi cake sempat aku coba seperti membuat butter cream dan fondant. Tingkat keberhasilan 50-50 tapi aku tetap ingin mencoba. Ada rasa tertantang untuk menaklukkan baking dan dekorasi kue. Beberapa kali mencoba dekorasi sampai akhirnya aku pada kesimpulan bahwa dekorasi kue bukanlah bakatku. Dekorasi pun aku tinggalkan dan fokus pada baking. 

Kue Sus Otodidak

Baking dan mencoba resep-resep baru yang menarik hati, terus aku lakukan sampai saat ini. Tantangan baking yang paling aku rasakan berat ketika membuat kue sus/eclair. Mahkota sus tidak mau mengembang, selalu turun lagi ketika keluar dari oven. Setelah membaca berbagai tips dan latihan bersama teman, akhirnya aku menemukan feel tingkat kematangan kulit sus. Alhamdulillah, membuat kue sus sudah bukan tantangan lagi. 

Favorit Baking

Baking itu menimbulkan rasa yang berbeda. Penasaran, ingin mencoba dan ingin tahu. Baking salah satu melatih kesabaran. Menimbang secara tepat, mengikuti cara dengan benar, dan step by step hingga kue matang. 

Beberapa hasil baking yang menjadi favorit anak-anak adalah cinnamon rolls, kue sus, chiffon cake, dan brownies. Anak-anak pun juga suka membantu ketika aku baking. Membantu menimbang atau mengocok adonan. Mereka kadang suka melihat resep dari media sosial dan akhirnya ingin mencoba memasak. 

Cinnamon Rolls
Keuntungan Baking Otodidak
  • Menghemat uang jajan. Membuat kue dan jajan sendiri akan lebih murah dibandingkan membeli di toko kue, terutama untuk kue / cake yang menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi.
  • Lebih terjaga kualitas bahan. Baking sendiri akan lebih terjaga kebersihan dan kualitas bahan yang digunakan. Ketika di resep menggunakan bahan biasa, kita bisa menggantinya dengan bahan yang lebih baik sehingga rasa akan lebih enak.
  • Menghasilkan uang dari jualan. Keahlian baking bisa menghasilkan uang tambahan dengan menjual hasil masakan. Baking untuk keluarga sekaligus membuka pesanan. 
  • Membahagiakan perut keluarga. Salah satu kebahagiaan untuk seorang ibu seperti aku adalah ketika hasil masakan digemari oleh anak-anak. Perut yang bahagia akan membawa aura kesenangan hehehe. 
Tips Baking Otodidak : 
  • Membaca resep dengan seksama. Hal ini termasuk dalam menyiapkan bahan secara tepat dan melakukan tahapan dengan benar. 
  • Mencari tahu tips baking. Setiap jenis kue memiliki tips yang berbeda. Perhatikan dengan baik.
  • Kue bantat, gosong, kempes? Itu risiko belajar baking. Tahap pertama sudah terlewati yaitu gagal. Jangan menyerah, coba lagi!

Trial and error akan membuat sempurna. Metode trial error ini sering terjadi dalam kehidupan, begitu pula dengan baking. Latihan akan membuat baking menjadi sempurna. 

Leave a Reply