Family / Travelling

Pelangi Kampung Jodipan

Malang, kota yang terletak di Jawa Timur merupakan salah satu tujuan wisata yang layak dikunjungi. Terletak di dataran tinggi dan dikelilingi pegunungan membuat Malang berudara sejuk dan dingin. Berbagai jenis tumbuhan bisa tumbuh subur di Kota Malang. Apel adalah tanaman yang mendominasi sehingga Malang dijuluki sebagai Kota Apel. Beberapa tempat wisata yang mengandalkan keindahan alam sudah sejak lama menjadi daya tarik orang untuk berkunjung ke Malang. Sejak tahun 2016, Kampung Jodipan menambah daftar tempat wisata di Malang.

 

Kampung Jodipan atau yang lebih dikenal dengan Kampung Warna Warni berada di Kelurahan Jodipan di bantaran sungai Brantas. Letaknya mudah untuk ditemukan, sekitar 2 KM dari Alun-Alun Kota Malang. Kondisi kampung Jodipan dulunya sangat kumuh. Warga sekitar masih suka membuang sampah di sungai. Namun sejak tiga tahun lalu, kondisi kampung ini berubah. Berawal dari inisiatif beberapa mahasiswa yang sedang melakukan tugas akhir, Kampung Jodipan disulap menjadi kampung warna warni cantik. Dominasi warna primer merah, kuning dan hijau membuat kampung Jodipan eye catching dan mudah dikenali. Sejak menjadi tempat wisata, perilaku warga mulai berubah, tak lagi membuang sampah ke sungai.

 

           

 

Hal Menarik di Jodipan

Sisi menarik dari kampung warna-warni ini terletak pada permainan warna yang eye catching, mural di beberapa tembok dan hiasan yang menggantung di sepanjang lorong. Ada payung aneka warna, bunga plastik, pigura untuk foto dan properti lain yang bisa digunakan untuk berfoto. Spot-spot yang menarik dan unik menjadi daya tarik wisatawan untuk berfoto. Kampung Jodipan ini bertetangga dengan kampung Tridi. Jembatan gantung menjadi penghubung kedua kampung tersebut. Dari atas jembatan gantung ini, kita bisa berfoto dengan latar belakang rumah yang beraneka warna. Perlu diingat bahwa jembatan ini hanya selebar 1,5 badan manusia dewasa. Jadi harus berhati-hati dan bergantian jika ingin berpose. Kampung Tridi hampir sama seperti kampung Jodipan. Kelebihannya adalah ada beberapa mural tiga dimensi yang bisa digunakan untuk berfoto seperti gambar kupu-kupu dan ikan hiu. Kondisi perkampungan yang sempit dan terdapat tangga naik turun membuat kurang nyaman bagi wisatawan yang sudah berusia lanjut atau anak kecil. Tetapi bagi wisatawan yang suka selfie atau pemburu tempat Instagramable, kampung warna warni ini layak dikunjungi.

 

Beberapa rumah di kampung ini menjual souvenir seperti gelang, kaos dan lukisan. Ada juga yang menjual makanan dan minuman. Harga tiket masuk kampung Jodipan adalah Tiga Ribu Rupiah. Untuk menyeberangi jembatan gantung dikenakan biaya lagi dan memasuki kampung Tridi dikenakan biaya sebesar Tiga Ribu Rupiah. Biaya ini nantinya akan digunakan untuk perawatan kampung Jodipan dan kampung Tridi.

 

 

 

                    

 

Warna pelangi di kampung Jodipan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan manca negara untuk berburu foto. Semoga kebersihan dan keindahan pelangi di Jodipan dapat terus terjaga.

Leave a Reply

Me Time Bebas Toxic

August 31, 2018

Pillow Talk Pernikahan

November 12, 2019